Membuat pengolahan data penelitian atau data administrative tidak selalu dengan program-program statistik, ternyata microsoft Excel juga mampu melakukan hal tersebut.
Seorang mahasiswa kebingungan saat diberi tugas dosennya untuk membuat data statistik, karena pada laptop maupun PC nya tidak ada program statistik. Dalam benaknya, data statistik harus diolah dengan program statistik, misalnya SPSS, SAS, dan lain sebagainya.Yang lebih lucu lagi mahasiswa tersebut justru kaget begitu diberitahu bahwa data statistik dapat diolah dengan program Excel. Dia mengira bahwa Microsoft Excel hanya ada fungsi-fungsi statistik yang pemakaiannya sangat terbatas pada statistik itu sendiri.
Statistic adalah ilmu dan seni atau teknik untuk mengumpulkan data, menyajikan data, mengumpulkan data dan mengambil kesimpulan berdasarkan data yang berhasil dihimpun.
Selengkapnya...
Nungtut elmu nyucruk panemu, nyuprih pangarti ngala kabisa, keur miceun katuna.
Showing posts with label Riset. Show all posts
Showing posts with label Riset. Show all posts
Tuesday, January 3, 2012
Tuesday, August 23, 2011
Kesalahan Dalam Pengukuran Skala Dalam penelitian
Skala pengukuran merupakan aspek yang sangat penting dalam penelitian terutama untuk penelitian kuantitatif yang membutuhkan hipotesis, sekali kita salah membuat skala ukur mengakibatkan terjadi kesalahan dalam pelaksanaan uji hipotesis. Skala pengukuran sangat erat sekali pula dengan variabel penelitian.
variabel penelitian untuk data kuantitatif secara umum bisa dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu :
Pembahasan
Prinsip dari skala ordinal adalah adanya adanya tingkatan, TINGKATAN disini bukan dalam hal bahasa, yang berarti ketika hasil ukurnya seperti yang di atas (tinggi, rendah atau baik, buruk dll) tidak selalu berupa skala ordinal, yang mungkin saja jika dilihat dari filosofinya bisa berarti : hanya berupa pengelompokan (kelompok dengan hasil tinggi dan kelompok dengan hasil rendah) dan hal ini berarti menjadikan skala pengukurannya menjadi nominal.
cara-cara merubah variabel kontinum menjadi diskrit (nominal)
sumber utama : Arikunto, Edisi Revisi 2010
bersambung........jika saya sempet
Selengkapnya...
variabel penelitian untuk data kuantitatif secara umum bisa dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu :
- Data Diskrit disebut juga variabel nominal (kategorik) karena hanya dapat dikategorikan atas 2 kutub yang berlawanan yakni "Ya" dan "Tidak", "Pria - Wanita" dlsb. angka yang digunakan dalam variabel ini hanya digunakan untuk menghitung banyaknya variabel, sehingga angka dinyatakan sebagai frekuensi
- Data Kontinum dipisahkan menjadi 3 variabel kecil yaitu :
- Ordinal : menunjukkan tingkatan, atau variabel "lebih kurang"
- Interval : mempunyai jarak, dan jaraknya dapat diketahui dengan pasti
- Rasio : merupakan variabel perbandingan, dalam hubungan antar sesamanya merupakan "sekian kali"
Pembahasan
Prinsip dari skala ordinal adalah adanya adanya tingkatan, TINGKATAN disini bukan dalam hal bahasa, yang berarti ketika hasil ukurnya seperti yang di atas (tinggi, rendah atau baik, buruk dll) tidak selalu berupa skala ordinal, yang mungkin saja jika dilihat dari filosofinya bisa berarti : hanya berupa pengelompokan (kelompok dengan hasil tinggi dan kelompok dengan hasil rendah) dan hal ini berarti menjadikan skala pengukurannya menjadi nominal.
cara-cara merubah variabel kontinum menjadi diskrit (nominal)
- tentukan batas misalnya nilai rata-rata, maka angka di atas rata-rata diberikan "tinggi/ya" dan di bawah rata-rata diberi "rendah/tidak"
- mengambil satu nila diberi "ya" dan selain nilai itu diberi "tidak"
sumber utama : Arikunto, Edisi Revisi 2010
bersambung........jika saya sempet
Selengkapnya...
Subscribe to:
Posts (Atom)

